Jumat, 04 Mei 2012

SEMANGAT GASBAR.....

Pemain GASBAR BARRU saat latihan pada ajang Habibie CUP 2012 (Dirga,Nisar,Mulawarman&Edy Nurul)

Setelah mengkandaskan GASWA WAJO dengan skor 1-0 , GASBAR BARRU, sedikit bisa bernapas lega menghadipi laga berikutnya menghadapi PERSIBAN BANTAENG yg pada pertandingan sebelumnya takluk dari tuan rumah GASPA UTAMA PALOPO dengan skor 3-1, serta menderita kekalahan saat melakoni duel tim yg terluka dari tim yg sama sama telah menderita kekalahan yakni GASWA WAJO dengan skor 1-4.

Tapi diluar dugaan GASBAR BARRU takluk dari juru kunci grup PERSIBAN BANTAENG, dengan skor 1-2, ini memeberikan tekanan kepada tim GASBAR untuk bisa lolos dari zona penyisihan grup, apalagi pada pertandingan selanjutnya, yakni pertandingan terakhir dan partai penentuan GASBAR BARRU akan 
berhadapan dengan tim tuan rumah GASPA UTAMA PALOPO, kita semua berharap agar pertandingan lainnya antara tuan rumah GASPA UATAMA vs GASWA WAJO bisa dimenangkan tuan rumah, agar GASBAR BARRU dapat membuka asa, karna jika pertandingan tersebut dimenangkan oleh GASPA UTAMA, maka cukup dengan menahan tuan rumah dengan skor seri saja GASBAR BARRU bisa lolos dari zona penyisihan grup.

Saya yakin dengan doa dan dukungan segenap rakyat BARRU, maka tim kebanggaan kita bisa mendapatkan hasil yg maksimal..AMIN (yudiwahab).
 

GASBAR GAGAL MENGUNGGULI PERSIBAN BANTAENG

PALOPO, FAJAR -- Upaya Gasbar Barru (kuning) yang ingin segera memastikan tiket delapan besar gagal. Persiban Bantaeng mengandaskan impian itu.

Pada penyisihan Grup A turnamen Habibie Cup XX/2012 di Stadion La Galigo, Kamis, 3 Mei, Gasbar kalah 1-2.

Persiban Bantaeng yang sudah dipastikan tersingkir, tampil lepas dan mendominasi jalannya pertandingan. Bahkan baru sepuluh menit mereka berhasil unggul memalui gol yang dicetak Aswin.

Gasbar yang tak ingin melepas peluang untuk lolos ke babak delapan besar, meningkatkan tempo permainan. Sebenarnya Gasbar sempat mencetak goal balasan menit 26' melalui tendangan bebas. Namun dianulir wasit, karena salah satu pemain Gasbar Barru telah terlebih dahulu berada dalam posisi offside.

Memasuki babak kedua, baru satu menit pertandingan berlangsung, pemain belakang Persiban, Ince Ispar, melakukan goal bunuh diri. Skor berubah menjadi 1-1.

Gol bunuh diri ini membuat Gasbar lebih percaya diri. Namun Persiban yang tertekan justru berhasil mencetak gol kemenangan pada menit 76' melalui Emmank. Skor 2-1 untuk Persiban bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Manajer Gasbar, Andi Mirza Riogi Idris, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Walau begitu, peluang mereka untuk lolos ke delapan besar masih terbuka lebar. Pada pertandingan terakhir nanti, Gasbar akan berhadapan dengan Gaswa Wajo yang sebelumnya menang atas Persiban 4-1.

"Pemain memang tampil di bawah form.

Kami kecewa dengan kepemimpinan wasit. Seharusnya kami mendapat dua penalti," sesal Andi Mirza.

Sementara pelatih Persiban, Andi Chandra, puas. Menurutnya, dengan kemenangan ini sekaligus membuktikan bahwa timnya sebenarnya mampu bersaing dengan tim lain. Namun pada pertandingan sebelumnya keberuntungan tidak berpihak kepda mereka.

"Tentunya kami senang dengan hasil. Ini terbukti bahwa kami juga bisa menang," ujar Andi Chandra. (yat/ian)

Gasbar Enggan Remehkan Persiban

HABIBIE CUP 2012 
GASBAR Barru sepertinya berada di atas angin saat menghadapi Persiban Bantaeng sore ini. Jika menang, mereka memiliki peluang besar untuk lolos ke delapan besar.

Saat ini Gasbar berada di posisi tiga klasemen dengan tiga raihan tiga angka. Sama seperti dua tim di atasnya, namun kalah dalam produktivitas gol.

Sementara untuk Persiban, ini hanya laga hiburan. Menang pun tidak akan membuat mereka melangkah ke babak delapan besar.

Manajer Gasbar, Andi Mirza Riogi Idris, menegaskan bahwa timnya tidak akan memandang enteng Persiban. Menurutnya, walau Persiban sudah tidak memiliki peluang lolos, hal itu tidak serta menjadikan timnya takabur. Justru ini bisa saja berakibat fatal bagi timnya.

"Kami tetap mewasdapai mereka. Tim kami sudah siap untuk turun bertanding. Pada pertandingan ini kami mengincar kemenangan, kita lihat saja nanti," ujar Riogi.

Sementara di kubu Persiban Bantaeng, kondisi tim memang tidak stabil. Salah satu striker andalan mereka, Tevez, dipastikan tidak turun pada pertandingan nanti, akibat kartu merah yang didapatnya saat menghadapi Gaswa Wajo.

Pada pertandingan nanti mereka tidak mempunyai kepentingan lagi. Walau begitu mereka bersikeras akan tetap menyelesaikan seluruh laga di turnamen Habibie Cup yang bergulir sekarang. 

"Ini memang buat kami. Tapi demi nama baik daerah, kami harus tetap menyelesaikan pertandingan. Paling tidak kami bisa pulang dengan kepala tegak," timpal Andi Chandra, Pelatih Persiban. (yat/ian)

Gasbar Buka Peluang

 PARTAI KERAS. Gasbar Barru (hitam) menundukkan Gaswa Wajo 1-0, Minggu, 29 April di Stadion La Galigo, Palopo



Gasbar Barru membuka peluang lolos ke babak delapan besar. Dalam pertandingan Minggu, 29 April di Stadion La Galigo, Palopo, Gasbar menekuk Gaswa Wajo, 1-0 melalui gol tunggal Davids.
Permainan kedua tim sebenarnya berjalan seimbang. Namun memasuki menit ke-53, Gasbar Barru akhirnya berhasil memecah kebuntuan, melalui gol yang dicetak Davids.

Goal bermula saat striker andalan mereka, Obet Cawer asal Papua, melakukan penetrasi dari sisi kanan pertahanan Gaswa Wajo. Melewati dua pemain dia kemudian memberikan umpan terukur dengan tumit yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Manajer Gasbar, Andi Mirza Riogi Idris, mengaku gembira dengan hasil ini. Dengan hasil ini, kata dia, akan membuat beban mereka sedikit berkurang.  "Seluruh pemain mengikuti semua instruksi pelatih. Skor bukan masalah, yang penting kami menang," ujar Riogi.

Walau kalah Pelatih Gaswa, M Gusri, mengaku puas dengan permainan timnya. "Di sini faktor keberuntungan yang banyak berbicara. Kami lengah dan kami tak menyangka gol itu terjadi. Tetapi kita masih optimis menghadapi dua pertandingan ke depan," ujar Gusri.

Sedangkan JAPFA Maros dan Gaslut Masamba harus puas berbagi angka satu. Keduanya hanya bermain imbang 0-0. Pelatih Gaslut, Udding, mengaku cukup puas dengan hasil ini. "Kami sangat kesulitan menembus pertahanan mereka," ujar Udding setelah pertandingan.

Menurutnya, persiapan timnya minim. "Persiapan kami tidak ada. Alhamdulillah bisa imbang. Ambil sisi positifnya saja," aku Udding.
Manajer JAPFA Maros, Abdul Hadi Ilyas,  mengakui jika timnya kesulitan menembus pertahanan lawan. Dia juga mengeluhkan banyaknya pemain yang mengalami cedera, sehingga strategi tidak berjalan optimal. "Banyak pemain kami yang terpaksa melanjutkan pertandingan walau dalam keadaan cedera," ujar Hadi. (yat/ian)